Selasa, 11 Oktober 2011

Magellan Del Cano


Ferdinand Magelhaens (1480-1521)
Ferdinand Magelhaens (Magelhaens atau Magelhaens) adalah keturunan Porugis. lahir di Sabrosa sebelah utara Portugis pada tahun 1480 dari pasangan Rui de Magalhaes dan Alda de Mesquita. Pada usia 10 tahun, Magelhaens telah ditinggal mati orang tuanya. Untunglah pada usia 12 tahun ia bisa bekerja di istana Ratu, sebagai pengantar surat di lingkungan istana. Magelhaens memanfaatkan waktu untuk belajar dan bertemu dengan para penjelajah. Cita-citanya berkembang, ambisi dan semangatnya terpompa karena ia memiliki teman dekat yang selalu berkorespondensi dengannya, seorang Kapten Portugis yang terkenal Francisco Serrao yang membuatnya terobsesi hingga meninggalkan portugis dan mengabdi pada Raja Spanyol.
 Magelhaens sudah lama bekerja untuk pemerintah Spanyol. Ia mempersiapkan suatu ekspedisi untuk mencari jalan menuju daerah penghasil rempah-rempah (Maluku).
Pada tanggal 10 Agustus 1519, rombongan Magelhaens dengan lima buah kapal berangkat dari Spanyol. Rombongan Magelhaens itu berjumlah sekitar 265 orang. Sebagai wakil dari Magelhaens adalah Kapten Juan Sebastian del Cano. Dalam rombongan itu juga terdapat seorang penulis dari Italia bernama Pigafetta. Penulis inilah yang mengisahkan perjalanan Magelhaens.
Maret 1521 Magelhaens tewas dalam pertempuran suku  Mactan dengan rombongannya saat dia melakukan penguasaan daerah dan penyebaran agama di Filipina. Karena kematian Magelhaens kepemimpinan pun di ambil alih oleh Yuan Sebastian del Cano seorang bangsawan Spanyol. Setelah menempuh perjalanan panjangnya, armada Spanyol yang kelelahan dalam perjalanan selama 27 bulan itu sampai juga di kepulauan Maluku.

Motiv yang Mendorong Penjelajahan Ferdinand Magelhaens
             Magelhaens banyak mempelajari pengalaman Colombus dalam pelayarannya ke barat. Dia mendapat dukungan dari raja Spanyol (Raja Carlos) untuk menemukan Spice Island (Pulau Rempah-rempah). Selain itu tujuan Magelhaens adalah menghindari Paus Alexander untuk mencari kekayaan. Magelhaens terobsesi dengan Spice Islands. Ia ingin menuju ke Timur, tetapi dengan berjalan ke arah barat. Magelhaens bermaksud menemukan rute baru melalui perairan yang dikuasai Spanyol menuju sumber rempah-rempah. Ia bahkan menunjukkan surat-surat Serrao secara pribadi kepada Raja Carlos yang mendeskripsikan dengan jelas route navigasi dan keberadaan Spice Islands (Maluku) sebagai dasar rencananya.
Jalur dan Tempat Persinggahan
            Magelhaens melewati samudera Atlantik menuju ke arah barat karena jalur timur adalah jalur pelayaran Portugis seperti apa yang ada dalam perjanjian Thordisillas, dia bermaksud menemukan rute yang baru melalui perairan yang dikuasai Spanyol untuk menuju sumber rempah-rempah. Ekspedisi ini berhasil melampaui sebuah selat di ujung selatan Amerika kemudian memberinya nama selat Magelhaens lalu memasuki lautan luas yang teduh, magelhaens menamakannya Pasifik. Bulan Maret 1521, tibalah armada ini di Guam. Mereka beristirahat dan memulihkan perbekalan seadanya. Kemudian sampailah rombongan ini di kepulauan Massava (Filipina). Perjalanan pun dilanjutkan untuk menuju ternate dan di pimpin oleh Yuan Sebastian del Cano. Jum’at, tanggal 8 November 1521 armada berlabuh di kepulauan Maluku yaitu Tidore. Mereka tiba kembali di Spanyol tahun 1522 dan ekspedisinya di kenal dengan nama Magellan Del Cano.
Penjelasan:
1.     
Guam
Guam  adalah sebuah pulau di bagian barat Samudera Pasifik. Dipulau ini terkenal dengan populasi ularnya yaitu ular pohon coklat (Boiga irregularis). Sekarang Guam merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan ular yang tertinggi di dunia (2.000 ular/km²).


2.      Massava (Filipina)
            Filipina adalah sebuah negara republik di Asia Tenggara, sebelah utara Indonesia dan Malaysia. Filipina merupakan sebuah negara kepulauan. Negara ini terdiri dari 7.107 pulau. Filipina seringkali dianggap sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara di mana pengaruh budaya Barat terasa sangat kuat.
Sepanjang masa 265 tahun, Filipina merupakan koloni Kerajaan Spanyol (1565-1821) dan selama 77 tahun berikutnya diangkat menjadi provinsi Spanyol (1821-1898). Negara ini mendapat nama Filipina setelah diperintah oleh penguasa Spanyol, Raja Felipe II.
Filipina terkenal dengan pertanian padi bukitnya, yang diperkenalkan kira-kira 2.000 tahun lalu oleh suku Batad. Padi-padi bukit tersebut terletak di lereng-lereng Gunung Ifugao dan berada di ketinggian 5.000 kaki dpl. Luasnya mencakup 4.000 mil² serta diusahakan secara tradisional tanpa penggunaan pupuk.
Kebanyakan masyarakat Filipina gemar menyanyi serta menari pada setiap kali pesta keramaian. Tarian bambu ini memerlukan pergerakan kaki yang cocok.
Bahay Kubo merupakan rumah tradisional yang terkenal di Filipina, yang dibuat dari daun kelapa, nipah, dan bambu. Terdapat tanglung berbentuk bintang yang digantung di hadapan rumah yang bernama Parol. Semasa Natal, kebanyakan masyarakat di sana gemar menjadikan parol sebagai hiasan rumah mereka.
Organ bambu ini menggunakan lebih kurang 1.000 batang bambuh. Konon ini adalah satu-satunya organ yang dibuat dari bambu di dunia.

3.      Tidore
Kota ini sudah terkenal sejak zaman penjajahan dahulu karena cengkeh dan pala. Bangsa Eropa pertama yang menginjakkan kakinya di Tidore adalah pelaut dari Spanyol yang sampai ke Tidore tahun 1512.
Kesimpulan
            Dari pembahasan di atas, dilatarbelakangi perubahan politik, ekonomi, sosial, agama dan teknologi di Eropa pada abad ke-15 tujuan bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia ialah untuk menyebarkan agama Nasrani(Katolik dan Protestan), mencari emas, serta mendapat dagangan rempah-rempah dan barang dagangan lain seperti sutera dari Cina. Tujuan tersebut mendorong termotivasinya konsep imperialisme kuno yang ciri-cirinya: gospel, gold, dan glory. Gospel adalah konsep untuk menyebarkan agama Nasrani baik Katolik maupun Protestan, gold adalah konsep mencari emas termasuk rempah-rempah yang dapat mendatangkan kekayaan bagi negara(merkantilisme) dan yang ketiga adalah glory atau konsep penguasaan daerah lain akan memberikan kejayaan bagi negerinya.
Pelayaran Magelhaens berpengaruh bagi dunia ilmu pengetahuan, yaitu:
1. bukti bahwa bumi bulat, karena Magelhaens dan Del cano adalah dua tokoh yang pertama kali mengelilingi dunia.
2. Samudera Pasifik demikian luas.
3. Bumi ini lebih besar dibandingkan dengan yang selama ini dipercaya orang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar